Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pengakuan Emak Emak Pengedar Sabu, Mengaku Dia Melarang Anaknya Memakai sabu Biar Anak Orang Saja



PALANGKA RAYA – Peredaran gelap narkoba di tengah pandemi Covid-19 ini masih marak terjadi. Hal itu terbukti dari hasil tangkapan Satuan Resnarkoba Polresta Palangka Raya selama dua bulan.

Pada Agustus hingga September 2021 ini, jajaran Satresnarkoba berhasil mengamankan 9 orang tersangka tindak pidana narkotika yang mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya.

“Para tersangka ini diamankan di delapan lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Palangka Raya. Jaringannya berbeda-beda,” kata Kabagops Polresta Palangka Raya, Kompol Aris Setiyono didampingi Kasatresnarkoba Kompol Asep Deni Kusmaya saat Press Rilis di Lobby Mapolresta Palangka Raya, Selasa (5/10).

Dari 9 tersangka tersebut, aparat penegak hukum berhasil mengamankan total barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 16 paket dengan berat total 12,50 Gram.

“Dari 9 tersangka, 1 diantaranya seorang perempuan berinisial MA yang kami amankan di Pos Km. 38 perbatasan Palangka Raya,” jelasnya.

Para tersangka yakni, WA, RF, RO, AR, BA, NO, HA, JON, nampak telah mengenakan baju tahanan saat dihadirkan dalam press rilis siang itu.