Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Sang Ibu Menangis Lapor Pemerkosaan 3 Anaknya, Polisi Setop Kasus


Makassar, CNN Indonesia -- Polisi menghentikan penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan seorang bapak terhadap ketiga anaknya di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Usia ketiga anak itu masih di bawah 10 tahun.

Ibu korban, RA, melaporkan tindakan asusila mantan suaminya, SA, ke pihak kepolisian pada 9 Oktober 2019. Terlapor adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Luwu Timur.

Korban sempat ditangani Unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar pada Desember 2019.

Namun, kasus tersebut dihentikan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu Timur karena dianggap tidak ada bukti terkait laporan ibu korban.

Kapolres Luwu Timur ketika itu, AKBP Leonardo Panji Wahyudi telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) dalam kasus tersebut. Penyidik sama sekali tidak menemukan bukti fisik atau tanda-tanda kekerasan seksual yang dialami kedua anaknya.

"Setelah kita lakukan visum tidak ada tanda-tanda, selaput darah robek atau semacamnya," kata Leonardo saat dikonfirmasi.

Akan tetapi, kasus itu kembali mencuat ke publik dan viral di berbagai platform media sosial. CNNIndonesia.com mencoba mengonfirmasi kembali Kapolres Luwu Timur yang kini dijabat AKBP Silvester MM Simamora. Ia menyatakan kasus itu telah lama dihentikan oleh penyidik.

"Saat itu tidak ada ditemukan bukti adanya tindak pidana yang sebagaimana dilaporkan," kata Silvester kepada CNNIndonesia.com, Kamis (7/10).

Silvester menjelaskan bahwa penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mantan suaminya sebagai terlapor. Kemudian melakukan visum kedua di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan didampingi ibu korban.

"Hasilnya pada tubuh ketiga anak pelapor tersebut tidak ditemukan kelainan pada alat kelamin ataupun dubur (anus)," jelasnya.

Sementara, berdasarkan hasil assessment di P2TP2A Kabupaten Luwu Timur, kata Silvester, juga tidak ditemukan tanda-tanda trauma pada ketiga anak pelapor kepada ayahnya.